Skala Prioritas Jangan harap bisa menemukannya sedang hang out
di mal pada akhir pekan. Kalau tak sedang di
pelosok hutan belantara menguji nyali dengan
olahraga ekstrim kegemaran, palingan lagi mancing
di tengah laut. Kemungkinan besar ponsel tak
dinyalakan, jadi percuma jika harus menghubunginya. Well, ternyata sosok pria seperti
inilah yang menghiasi mimpi Anda sebelum terlelap.
Yang pertama kali mesti dilakukan adalah
menentukan tiga prioritas paling utama sebelum
berhubungan dengannya: komitmen, kejujuran,
rasa aman, stabil, atau apa? Karena sulit untuk meminta semuanya pada si "liar" ini. Yang Simpel Saja Ngambek selama berjam-jam hanya karena ia telat
menjemput atau lupa mengenakan kemeja untuk
acara di kantor Anda hanya akan membuatnya
kabur secepat kilat. Mereka suka kebebasan,
hidupnya mengalir begitu saja tanpa ada yang
mengikat. Hey, bisa jadi, faktor inilah yang bikin Anda jatuh hati pertama kali padanya! Jika masih
bisa, bendung untuk tak meributkan hal-hal kecil
yang sepele. Ia telat ketika mau nonton bioskop, ya
sudah, tonton saja film di jam berikutnya. Namun,
pastikan Anda tahu batasannya. Kalau ia lupa
jemput Anda tengah malam dengan alasan "lupa", move on, girl. Mengenal Karakter Batasan bagi mereka, ibarat rantai yang
mengekang. Makin keras ikatannya, makin ia
berontak dan mencoba untuk melarikan diri.
Makanya, Anda mesti mengenal karakter si liar luar-
dalam; apa saja harapannya, keinginan, hasrat,
ketakutan terburuk, dan sebagainya. Dengan begitu Anda jadi tahu cara terbaik untuk menjinakkan si
dia. Misalnya, ia selalu menceritakan mengenai
hobinya seperti gunung, dan suatu saat nanti ingin
mencoba pegunungan di daerah Tibet, dukung,
dong! Katakan bahwa Anda percaya hal tersebut
bisa terwujud dan jika butuh seseorang, Anda siap membantunya! Saling Percaya Hal termahal yang bisa seorang berjiwa bebas
berikan ke Anda adalah rasa percaya. Yup, dan ini
berlaku sebaliknya, sambil menikmati laut lepas, ia
mengatakan kalau ia pernah patah hati. Makanya ia
mencari pengalihan dengan mencari kebebasan.
Nah, ini artinya ia sudah percaya untuk menceritakan rahasia terdalam ke Anda. Jangan
diceritakan ke orang lain! Anggap kebebasannya
sebagai sesuatu yang layak untuk dihargai, bukan
ditoleransi. Kebebasannya itu sudah menjadi satu
paket pada dirinya. Pertanyaan untuk Anda,
diterima atau tidak? Hindari Untuk... Selain trik di atas, ada juga beberapa hal yang mesti
diperhatikan. Jika ada sesuatu, mereka paling tak
suka dituduh dengan kalimat yang mengancam.
Usahakan juga untuk tak menghubunginya tiap jam
dengan pertanyaan "Sudah makan belum? Kamu
lagi apa sekarang? Kangen?" Oh iya, meski sedang mendekati seorang berjiwa bebas bukan berarti
Anda kehilangan jati diri dan terbawa suasana
dengan semua gaya hidupnya. Tetap jadi diri
sendiri, nikmati desiran angin, dan siap
berpetualang!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar